Sabtu, 24 September 2011

Menaklukkan Belanda dengan Rempah-Rempah

Belanda datang ke Indonesia ratusan tahun lalu demi rempah-rempah. Itu semua orang tahu. Tapi tahukah Anda, sekarang di Belanda ada satu importir rempah asal Indonesia? Dialah Betty Bertina Simon-Kartadiredja.



Amsterdam - Siapa bilang di usia senja tak bisa lagi berprestasi. Betty Bertina Simon-Kartadireja membuktikan itu cuma mitos. Ia adalah managing director Uni Products, perusahaan pengimpor rempah-rempah dari Indonesia yang berkantor di Amsterdam, Belanda. Yang lebih istimewa, menurut pengakuannya ia satu-satunya importir rempah-rempah asal Indonesia di negeri kincir angin.
Tentu saja Betty tidak membangun perusahaan itu dengan mudah. Tadinya perusahaan tersebut memiliki nama dan pemilik lain. Pada tahun 2004, Betty mengambil alih dan berdirilah perusahaan Uni Products sampai sekarang.
Ada beberapa persyaratan untuk bersaing dengan para importir rempah-rempah asal Belanda. Kuncinya hanya satu, yaitu kepercayaan. Sejak berdiri sampai saat ini tentu saja banyak pasang surut yang dialaminya.
"Mengalami pasang surut juga di Belanda terutama karena banyak kompetitor. Jadi kita setengah mati mempertahankan network serta supply dan demand. Memang sering terjadi caplok-mencaplok langganan. Tapi perusahaan kita satu-satunya perusahaan Indonesia yang mengimpor, yang lainnya itu semua orang Belanda. Saingan kita itu orang Belanda dan orang Eropa pada umumnya."
Nama Baik
Untuk memenangkan persaingan di antara importir bule, Betty harus menjaga nama baik dan kepercayaan. Karena sekali nama rusak misalnya tidak menepati janji pengiriman maka selanjutnya tidak bisa mendapat pasar lagi.
Selain mengimpor ke Belanda, jaringan Betty meluas sampai antara lain ke Jerman, Italia, Belgia, Portugal, dan Inggris. Impor yang dilakukan antara lain untuk cengkeh, pala, lada. "Semuanya diimpor ke ke pabrik-pabrik untuk bahan mereka, seperti misalnya pabrik pengolahan daging untuk membuat sosis atau pabrik sup, seperti misalnya Unilever sampai Coca-Cola. Karena pabrik minuman itu juga menggunakan pala sebagai campurannya."
Semakin Langka

Namun Betty juga menyesalkan produksi lada dari Indonesia berkurang. Menurut survei yang dilakukannya, perkebunan lada di Kalimantan ternyata disisihkan oleh kelapa sawit. Alasannya karena kelapa sawit lebih gampang ditanam dan dipelihara serta lebih banyak menghasilkan uang.
"Sementara di pulau Bangka perkebunan lada tersingkir oleh industri timah. Produksinya makin lama makin sedikit."
Hal itu disayangkan oleh Betty. Karena permintaan dari Belanda dan Eropa sebetulnya cukup banyak. Ia melayani sekitar seratus pelanggan. Namun ada persyaratan lain untuk mengimpor rempah-rempah ke Eropa. Rempah-rempah tersebut dikirim dari Indonesia dengan kualitas ekspor. Setelah sampai di Eropa harus dibersihkan.
"Yang membersihkan adalah pabrik di Eropa. Seperti lada, kita cuma datangkan yang kualitas ekspor saja. Setelahnya baru sampai di pabrik dan disterilisasi. Karena mereka sangat ketat akan kebersihan."
Jadi ibaratnya, tutur Betty, susah membersihkan sendiri dari Indonesia. "Susah sekali untuk menerobos barang yang sudah digiling dari Indonesia. Karena yang kita bersihkan kadang-kadang tidak memenuhi keinginan mereka."
Kendati demikian Betty tidak putus asa dengan syarat kebersihan itu. Namun akan adakah Betty-Betty lain yang mengikuti jejaknya menjadi pengimpor rempah-rempah asal Indonesia di Belanda? Hal itu masih perlu dibuktikan.


Sumber: radio nederland wereldomroep




1 komentar:

#epoxysemarang #epoxyyogyakarta #epoxyjogja #epoxysolo #epoxysragen #epoxytegal #epoxypekalongan #epoxypurwokerto #epoxyjateng #epoxybandung #epoxypurwakarta #epoxybekasi #epoxytangerang #epoxyserang #epoxycilegon #epoxybanten #epoxyjabar #epoxysurabaya #epoxygresik #epoxypasuruan #epoxymalang #epoxypandaan #epoxyjatim #epoxybali #epoxylampung #epoxysumatra #epoxykalimantan #epoxysulawesi #epoxyindonesia #jinggarayaepoxy

Kepada Yth
Pimpinan Perusahaan, Kontraktor, Arsitek, Agen, freeline

Dengan Hormat
Kami Jingga A.Raya Coating (aplikator epoxy) yg sudah berpengalaman lebih dari 8 tahun dengan senang hati memberikan informasi dan menawarkan pengerjaan EPOXY FLOORING - Lantai Modern, Eksklusif, dan Hygenis - untuk lantai pabrik atau gudang. Kami Jingga A.Raya Coating sudah banyak mengerjakan pabrik/perusahaan besar dan kecil. Beberapa diantarannya sbb:

PROTECTIVE Coating
1. Pabrik Farmasi - Sidoarjo
2. Percetakan - Surabaya
3. Pabrik Kopi Instan - Semarang
4. Pabrik Plastik - Semarang
5. Gudang Pakan Ternak - Semarang
6. Pabrik Furniture - Semarang
7. Pabrik Herbal - Salatiga
8. Perakitan sepeda motor - Semarang
9. Pabrik Pengalengan ikan - Banyuwangi
10. Pabrik Tekstile - Semarang
11. Pabrik mesin - Semarang
12. Pabrik Minuman instan - Semarang
13. Pabrik pengolahan ikan & Udang - Lampung
14. Pabrik Farmasi – Semarang 1 & 2
15. Pabrik Roti Sariroti - Semarang
16. Pabrik Herbal – Lampung
17. Gudang Farmasi Pemprov - Lampung
18. Indonesia Power (PLN) – Semarang
19. Indonesia Power (PLN) – Jakarta
20. Pembangkit Jawa Bali (PJB) semua area
21. Garment Industry (Emba Jeans) - Malang Jawa Timur
22. Herbal & Pharmacy industry - Semarang Jawa Tengah
23. Dll
Plus banyak project Decorative Coating (Hotel, Villa, Cafe, Resto, kantor, sekolah, Residence dll)

Kami Jingga A. Raya Coating and Protection juga memiliki produk yg biasa kami pake dengan kualitas yg sudah cukup teruji dengan banyak keunggulan, yaitu J-Floor untuk flooring dan J-Coat. Selain itu kami juga siap menggunakan produk pilihan sesuai keinginan Anda.

Dikerjakan oleh team yg berpengalaman dan Profesional

Untuk informasi dan konsultasi gratis
Hubungi Kami
Hp 0821 3851 5538
WA 0813 9307 1048
Www.jinggaraya.com
Support@jinggaraya.com
Jinggaraya.coating@gmail.com

Nb. Contoh pekerjaan bisa lihat di FB kami : Jingga A.Raya

Terima kasih
Salam

Posting Komentar

Give Your Comment,here:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites